Pantai Tamban Malang: Pasir Putih 1,5 Km dan Muara Kedung Ijo
Pantai Tamban di Sumbermanjing Wetan punya pasir putih 1,5 km, pemandangan Pulau Sempu, dan muara Kedung Ijo yang airnya bening. Tiket Rp5.000.

Pantai Tamban adalah salah satu pantai berpasir putih di pesisir selatan Kabupaten Malang yang masih tergolong alami. Garis pantainya membentang sekitar 1.500 meter dengan pasir putih bersih yang bertebaran batu-batu kecil di tepinya. Dari pantai ini, Pulau Sempu terlihat jelas di kejauhan.
Pantai ini berada di Dusun Tambakrejo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Satu desa dengan Pantai Sendangbiru, jaraknya sekitar 5 kilometer sebelum Sendangbiru. Perkampungan nelayan dengan sekitar 50 kepala keluarga menempati kawasan sekitar pantai, sebagian besar berprofesi sebagai nelayan tradisional.
Asal Usul Nama Tamban
Nama Tamban berasal dari kata “tamban” yang berarti obat dalam bahasa Jawa. Menurut cerita yang beredar di masyarakat, pada tahun 1880-an tiga orang kiai, yaitu Kiai Ngastowo, Kiai Mangun, dan Kiai Yaser, membabat hutan di dekat pantai setelah meminta izin kepada sesepuh Kiai Truono Sumitro dari Desa Suwaru.
Di tengah pembabatan hutan mereka kehausan dan jatuh sakit. Terpaksa mereka minum air sungai yang kotor hingga mulut terasa pahit. Lalu mereka mencoba minum air laut, dan anehnya airnya terasa seperti air tawar dan penyakit mereka sembuh. Sejak itu air di pantai ini dijuluki “air tamban”, air obat.
Daya Tarik: Pulau Sempu dan Muara Kedung Ijo
Daya tarik utama Pantai Tamban selain pasir putihnya adalah pemandangan Pulau Sempu yang terlihat jelas dari bibir pantai. Pengunjung bisa menyewa perahu nelayan setempat untuk menyeberang atau sekadar berkeliling menikmati panorama dari laut.
Di sisi timur pantai terdapat muara bernama Kedung Ijo. Muara ini dikelilingi tebing dengan batu-batu raksasa, sebagian berserakan di dasar akibat abrasi. Airnya sangat bening dan segar. Sisi utara kedung menyerupai kolam besar yang jauh dari tebing sehingga relatif aman untuk berenang, bahkan ada ikan air tawar yang hidup di sana.
Perlu diingat, ombak di Pantai Tamban bisa berubah dalam waktu singkat. Pada saat-saat tertentu ombaknya relatif tenang, tapi bisa berubah sangat ganas tanpa peringatan. Berenanglah hanya di area yang aman dan jangan terlalu jauh ke tengah.
Rencana Pelabuhan Internasional
Ada fakta menarik tentang kawasan ini. Pemerintah pernah menyiapkan lahan seluas 15.000 hektare di Sendangbiru dan Tamban untuk pembangunan pelabuhan bertaraf internasional dalam konsep Zona Perdagangan Terpadu berbasis kelautan. Rencana ini sempat menjadi wacana besar pada era Bupati Malang Rendra Kresna.
Namun rencana tersebut terkendala lahan milik Perhutani. Dari sekitar 20 hektare lahan yang dibutuhkan, 15 hektare di antaranya milik Perhutani. Studi kelayakan sudah diserahkan ke Bappenas dengan estimasi biaya mencapai Rp50 triliun, tetapi hingga kini rencana itu belum terwujud.
Rute Menuju Pantai Tamban
Jarak Pantai Tamban sekitar 65 sampai 70 kilometer dari Kota Malang dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam berkendara. Rute termudah adalah mengikuti jalan menuju Pantai Sendangbiru. Sekitar 5 kilometer sebelum sampai Sendangbiru, belok kiri mengikuti petunjuk arah berwarna hijau bertuliskan “Pantai Tamban”.
Kondisi jalan menuju pantai relatif nyaman. Sebagian sudah beraspal dan sebagian dicor, jalannya sebagian besar mendatar dengan sesekali tanjakan. Alternatif rute lain bisa melalui Pakisaji, Kepanjen, Gondanglegi, lalu Turen, atau melalui Bululawang dan Turen.
Tiket Masuk dan Fasilitas
Tiket masuk Pantai Tamban berkisar Rp5.000 sampai Rp6.000 per orang. Parkir motor sekitar Rp3.000 sampai Rp5.000, sedangkan parkir mobil sekitar Rp10.000. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, jadi siapkan uang tunai secukupnya.
Fasilitas yang tersedia antara lain area parkir motor dan mobil, toilet dan kamar mandi umum, mushola, warung makan yang menyajikan seafood segar, kios ikan segar, gazebo untuk berteduh, serta persewaan perahu dan ban. Sewa perahu sekitar Rp15.000 per orang, dan sekitar Rp20.000 per orang jika perahu menunggu di Pulau Sempu. Sewa ban sekitar Rp10.000.
Yang belum tersedia: ATM, penjaga pantai, dan fasilitas medis darurat. Rumah sakit terdekat, RSUD Kanjuruhan, berjarak sekitar 1 jam perjalanan. Sinyal seluler juga tidak stabil di beberapa area, jadi unduh peta offline sebelum berangkat.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
Selain berenang di area aman dan bermain pasir, pengunjung bisa memancing, snorkeling, atau menyewa perahu untuk menjelajahi pantai dan muara Kedung Ijo. Berkemah di tepi pantai juga populer di kalangan pengunjung. Jangan lewatkan kuliner seafood di warung-warung sekitar pantai dan momen matahari terbenam di sore hari.
Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari antara pukul 07.00 sampai 10.00 saat aktivitas nelayan sedang ramai, atau sore hari antara pukul 15.00 sampai 18.00 untuk menikmati sunset. Musim kemarau antara Mei sampai September umumnya memberi cuaca yang lebih bersahabat.
Artikel terkait

Pantai Sendangbiru: Kampung Nelayan Gerbang Pulau Sempu
Pantai Sendangbiru di Sumbermanjing Wetan adalah kampung nelayan terbesar di Malang dan gerbang ke Pulau Sempu. Ombak tenang, TPI Pondokdadap.

Pantai Goa China: Goa Biksu dan Tiga Arus Bertabrakan
Pantai Goa China di Sumbermanjing Wetan punya goa pertapaan biksu Tionghoa, tiga pulau karang, dan fenomena tiga arus bertabrakan. Tiket Rp5.000-15.000.

Pantai Sidoasri: Teluk Tersembunyi di Sumbermanjing Wetan
Pantai Sidoasri di Sumbermanjing Wetan adalah teluk kecil berbentuk U yang masih alami, dilindungi Pulau Yangke. Fasilitas minim, wajib bawa bekal.