ngalam
Cari artikel

Wisata

Pantai Sendangbiru: Kampung Nelayan Gerbang Pulau Sempu

Pantai Sendangbiru di Sumbermanjing Wetan adalah kampung nelayan terbesar di Malang dan gerbang ke Pulau Sempu. Ombak tenang, TPI Pondokdadap.

Oleh LexDiperbarui ± 2 menit baca

Pantai Sendangbiru
Pantai Sendangbiru. Foto: Widhi Rachmanto, CC BY 2.0

Pantai Sendangbiru berbeda dari kebanyakan pantai di Malang Selatan. Ini adalah kampung nelayan terbesar di Malang dengan pelabuhan perikanan dan Tempat Pelelangan Ikan atau TPI Pondokdadap. Pantai ini juga menjadi gerbang menuju Pulau Sempu, cagar alam yang dilindungi sejak zaman kolonial tahun 1928.

Pantai ini berada di Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Sebagian sumber menyebut Desa Sumber Agung, karena kawasan ini dikelola Perhutani RPH Sumber Agung. Pantai ini satu kecamatan dengan Pantai Tamban dan Pantai Sidoasri.

Ombak di Sendangbiru tenang karena berhadapan dengan Selat Sempu. Pulau Sempu menjadi pemecah ombak alami sehingga airnya biru jernih dan tenang, berbeda dari pantai selatan lainnya.

Asal Usul Nama

Nama Sendangbiru berasal dari sendang atau sumber mata air dengan air biru jernih yang berada sekitar 1 kilometer di sebelah barat pantai. Sendang ini berukuran sekitar 10 kali 8 meter dengan kedalaman 2,5 meter.

Dari Nelayan Lokal ke Pelabuhan

Pantai ini mulai dibuka tahun 1970 sebagai tempat nelayan lokal. Pada 1980-an, nelayan dari luar daerah masuk setelah pangkalan pendaratan ikan Pondokdadap dibangun tahun 1980 sampai 1989. Kawasan wanawisata ini milik Perum Perhutani dengan luas baku 50 hektare.

Rute Menuju Pantai Sendangbiru

Jarak Pantai Sendangbiru sekitar 67 sampai 70 kilometer dari Kota Malang dengan waktu tempuh 2 sampai 2,5 jam. Rutenya: dari Malang menuju Gadang, lalu Turen melewati Pabrik Gula Krebet, hingga Sendang Biru. Dari jalan lintas selatan masuk ke bibir pantai sudah beraspal meski sebagian mengelupas. Pantai ini dekat dengan Pantai Goa China, sekitar 15 menit.

Tiket Masuk dan Fasilitas

Soal tiket ada perbedaan informasi antar sumber. Sebagian menyebut sekitar Rp5.000 per orang, sebagian lain menyebut Rp12.000 per orang dengan parkir mobil Rp15.000 dan motor Rp2.000. Masuk area pelelangan ikan dikenakan sekitar Rp5.000. Harga dapat berubah sewaktu-waktu.

Fasilitasnya lengkap: area parkir, toilet, mushola, warung makan, penginapan, rumah jaga, persewaan perahu, dan area camping.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Datanglah pagi hari untuk melihat nelayan bongkar muatan dan lelang ikan di TPI, lalu beli ikan segar dengan harga murah. Sewa perahu untuk mengelilingi perairan Pulau Sempu sekitar Rp100.000 sampai Rp170.000 per kapal dengan kapasitas 12 sampai 15 orang. Masuk ke dalam pulau membutuhkan izin konservasi. Aktivitas lain: makan ikan bakar di warung, snorkeling, camping di pinggir pantai, dan berenang dekat bibir pantai.

Bagikan artikel ini

Artikel terkait