Pantai Mrutu: Pantai Mungil Berombak Tenang di Donomulyo
Pantai Mrutu di Donomulyo adalah pantai mungil 200 meter berombak tenang dengan pasir putih bersih. Nama dari hewan mrutu. Tiket Rp5.000.

Pantai Mrutu adalah hidden gem di pesisir Donomulyo. Pantainya mungil, hamparannya tak lebih dari 200 meter, tetapi ombaknya tenang. Posisi pantai yang sedikit terhalang tebing membuat ombak besar tidak langsung menghantam bibir pantai. Ombak besar justru mengarah ke Pantai Pandan yang hanya dibatasi bukit rendah. Kontras dengan ciri khas pantai selatan yang bergelombang dahsyat.
Pantai ini berada di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Pasirnya putih, sangat bersih dan halus, cocok untuk bermain pasir. Pohon-pohon tinggi yang menjorok ke pantai bisa dijadikan tempat berteduh yang nyaman.
Nama “Mrutu” berasal dari hewan mrutu, atau lebih umum dikenal sebagai agas atau lemut, sejenis nyamuk kecil yang banyak ditemukan di pantai ini oleh wisatawan maupun penduduk lokal.
Rute Menuju Pantai Mrutu
Jarak Pantai Mrutu sekitar 70 sampai 72 kilometer dari Kota Malang dengan waktu tempuh 2 sampai 3 jam. Rutenya: dari Malang menuju Gadang, lalu Kepanjen, kemudian via Pagak atau via Karangkates, lalu Donomulyo hingga Desa Sumberoto.
Aksesnya sulit karena harus menempuh hutan. Sebagian sumber menyebut jalan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. Dari pertigaan setelah Pasar Donomulyo ambil arah kanan, sekitar 1 kilometer aspal mulus, lalu sekitar 2 kilometer sebelum Desa Sumberoto aspal mulai rusak.
Tiket Masuk dan Fasilitas
Tiket masuk Pantai Mrutu sekitar Rp5.000 per orang. Parkir motor sekitar Rp5.000 dan parkir mobil sekitar Rp10.000, ada juga biaya kebersihan sukarela sekitar Rp2.000. Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Pantai buka 24 jam.
Fasilitasnya sangat minim karena belum ada badan pengelola resmi. Tidak ada warung makan atau toko keperluan sehari-hari, jadi wajib membawa bekal dan perlengkapan dari rumah. Area parkir terbatas dan tidak tersedia pembayaran elektronik.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
Pengunjung bisa berenang atau berendam karena ombaknya tenang dan aman, bermain pasir, bersantai berteduh di bawah pohon, berkemah dengan memberitahu warga sekitar terlebih dahulu, berfotografi dan menikmati sunset, serta memancing.
Artikel terkait

Pantai Bantol: Surga Lobster di Teluk Tenang Donomulyo
Pantai Bantol di Donomulyo terkenal dengan lobster melimpah, ombak tenang, hutan mangrove, dan gua kapur. Tiket Rp5.000.

Pantai Jonggring Saloka: Watu Ngebros yang Menyembur
Pantai Jonggring Saloka di Donomulyo punya fenomena langka Watu Ngebros: semburan air dari batu karang setinggi 10 meter. Tiket gratis.

Pantai Goa China: Goa Biksu dan Tiga Arus Bertabrakan
Pantai Goa China di Sumbermanjing Wetan punya goa pertapaan biksu Tionghoa, tiga pulau karang, dan fenomena tiga arus bertabrakan. Tiket Rp5.000-15.000.