Pantai Kondang Merak: Snorkeling dan Lumba-lumba
Pantai Kondang Merak di Bantur punya 5 pulau karang, spot snorkeling, dan lumba-lumba. Ombak tenang aman berenang. Tiket Rp10.000-15.000.

Pantai Kondang Merak adalah surga snorkeling di Malang Selatan. Lima pulau karang di radius 100 sampai 200 meter dari bibir pantai memecah ombak sehingga airnya tenang dan aman untuk berenang. Di sela-sela karang hidup gurita kecil, landak laut, mentimun laut, ikan kecil, dan lobster. Naik perahu bercadik, pengunjung juga bisa melihat lumba-lumba di zona teritori mereka.
Pantai ini berada di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Jangan tertukar dengan Pantai Kondang Bandung yang berada di Desa Purwodadi, Kecamatan Donomulyo. Keduanya berbeda jauh: Kondang Merak berpasir putih bersih dengan garis pantai sekitar 800 meter, sedangkan Kondang Bandung berpasir besi yang sangat panas.
Nama Kondang Merak berasal dari kata “kondang” yang berarti muara atau pertemuan air tawar dan laut, dan “merak” yaitu burung merak yang dulu menjadi habitat di sini. Burung merak punah pada 1980-an akibat penangkapan liar.
Snorkeling di Antara Lima Pulau Karang
Daya tarik utama Kondang Merak adalah snorkeling. Terumbu karang, padang lamun, dan mangrove menjadi rumah bagi biota laut yang beragam. Sewa alat snorkeling tersedia di sekitar pantai.
Ombak yang dipecah pulau-pulau karang membuat area dekat bibir pantai tenang dan aman untuk berenang. Namun tetap waspada: pada Februari 2025 lalu, seorang pria hilang terseret ombak saat menyelam mencari ikan dengan snorkeling di palung laut. Jangan berenang terlalu jauh ke tengah.
Melihat Lumba-lumba
Dengan naik perahu bercadik sekitar 9 meter, pengunjung bisa menuju zona teritori lumba-lumba. Lumba-lumba bisa muncul pada pagi, siang, maupun sore hari.
Rute Menuju Pantai Kondang Merak
Jarak Pantai Kondang Merak sekitar 60 sampai 64 kilometer dari Kota Malang dengan waktu tempuh 2 sampai 3 jam. Rutenya: dari Malang menuju Kepanjen, lalu Pagak, lalu Bantur. Atau ikuti jalan menuju Pantai Balekambang. Setelah keluar dari perkebunan tebu ada perempatan: belok kanan untuk ke Kondang Merak, lurus ke Balekambang, dan kiri ke Bajulmati. Dari perempatan masih sekitar 4 kilometer.
Kondisi jalan beraspal tetapi sebagian sempit dan bergelombang. Dari perempatan, jalannya berupa tanah atau makadam yang sempit diapit pepohonan lebat.
Tiket Masuk dan Fasilitas
Tiket masuk Pantai Kondang Merak sekitar Rp10.000 sampai Rp15.000 per orang. Parkir motor sekitar Rp5.000 sampai Rp7.500 dan parkir mobil sekitar Rp10.000. Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Pantai buka setiap hari.
Fasilitasnya lengkap: area parkir, toilet dan kamar bilas, mushola, warung dan rumah makan dengan menu seafood seperti ikan bakar, sate cumi, sate gurita, cumi goreng tepung, dan lobster, spot foto, area camping, penyewaan alat snorkeling, sewa perahu nelayan, serta homestay atau penginapan di sekitar desa.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
Selain snorkeling dan berenang, pengunjung bisa memancing, berkemah, berburu kuliner seafood, menikmati sunset yang dramatis dengan siluet karang, naik perahu melihat lumba-lumba, dan menjelajahi goa-goa saat air surut.
Artikel terkait

Pantai Bantol: Surga Lobster di Teluk Tenang Donomulyo
Pantai Bantol di Donomulyo terkenal dengan lobster melimpah, ombak tenang, hutan mangrove, dan gua kapur. Tiket Rp5.000.

Pantai Goa China: Goa Biksu dan Tiga Arus Bertabrakan
Pantai Goa China di Sumbermanjing Wetan punya goa pertapaan biksu Tionghoa, tiga pulau karang, dan fenomena tiga arus bertabrakan. Tiket Rp5.000-15.000.

Pantai Jonggring Saloka: Watu Ngebros yang Menyembur
Pantai Jonggring Saloka di Donomulyo punya fenomena langka Watu Ngebros: semburan air dari batu karang setinggi 10 meter. Tiket gratis.